Selasa, 04 Oktober 2011

Humanistic Studies

Smile SEJARAH NAMAKU Smile

          Orangtua saya tidak mempersiapkan nama saya jauh sebelum kelahiran saya. Mereka menjelaskan bahwa setelah saya lahir baru lah mereka memikirkan sebaiknya mau diberi nama apa. Saya tidak mengerti mengapa mereka sangat dadakan memberikan nama untuk saya Eye rolling smile. Waku itu nenek saya yang berasal dari ibunya ayah saya masih hidup. Kemudian nenek saya mengusulkan agar saya diberikan nama “NURUL HUDA”.
             Satu bulan setelah kelahiran saya sudah berlalu. Namun ibu saya masih memikirkan untuk mengganti nama saya karena pada waktu itu kebetulan saya belum bikin akte kelahiran jadi tidak masalah untuk mengganti nama. Menurut ibu saya kata “HUDA” yang tertera di nama saya itu lebih cocok untuk anak laki-laki Boy. Bukan hanya itu saja, ibu saya juga berfikir bahwa nama “NURUL HUDA” seperti nama sekolahan saja. Akhirnya ibu pun memberikan usul kepada ayah saya agar kata “HUDA” diganti menjadi ”HIDAYAH”. Ibu saya asal ceplos tanpa mengetahui maknanya. Pada waktu itu pun nama NURUL HIDAYAH masih langka, tidak seperti sekarang sudah seperti kacang goreng, sangat banyak sekali yang mempunyai nama itu.
              Nahhh. Sekarang apa sebenarnya makna dari nama “NURUL HIDAYAH”. Ketika ibu saya memberikan nama itu walaupun tidak mengerti apa maknanya namun ayah saya sangat menyetujui nama itu. Ternyata kata ayah saya nama “HIDAYAH” berasal dari bahasa arab yang mengandung arti “PETUNJUK”. Sedangkan NURUL berasal dari bahasa arab juga yaitu dari kata “NUR” dimana artinya ialah “CAHAYA”. Jika digabungkan ialah berarti “CAHAYA PETUNJUK” Sun. Ayah saya sangat berharap dengan diberikan nama itu saya selalu diberikan cahaya petunjuk dari Allah SWT dalam menjalani kehidupan yang penuh godaan.
              Kenapa nama saya harus berasal dari bahasa arab? Ayah dan nenek saya ialah berasal dari suku betawi. Suku betawi identik dengan patuh dengan agama nya. Agama yang dimaksud ialah agama islam. Karena kepatuhannya itu maka untuk memberikan nama harus berasal dari kitab suci Al-Quran dimana di dalamnya tertera dengan bahasa arab.
              Apakah nama itu sangat sesuai atau cocok untuk saya? Selama hampir 20 tahun sudah saya hidup, saya sangat bersyukur dan sangat menyukai nama ini Red heart. Walaupun nama “NURUL HIDAYAH” sekarang ini sudah merajalela dari nama sekolah, masjid, buku, film, atau apapun pasti ada, saya tidak malu. Banyak teman saya meledek nama saya karena nama saya pasaran tapi saya tidak peduli. Menurut saya nama saya bukan pasaran, tapi karena maknanya yang terkandung sangat bermanfaat dan sangat baik sekali maka banyak orang memberikan nama hidayah atau nurul hidayah.
               Saya tidak terfikirkan dan dengan tegas tidak mau apabila nama saya diganti atau ditambahkan dengan apapun. Mengapa? Menurut saya nama saya sudah keren Thumbs up dan terkenal dimana-mana (hehe). Siapa yang gak kenal dengan “NURUL HIDAYAH”. Setiap orang yang berkenalan dengan saya pasti inget nama lengkap saya karena mudah dihafal juga. Hal yang paling utama karena nama ini merupakan doa dari orangtua saya dan saya harus menghargai dan menghormati apa yang sudah diberikan oleh orangtua saya. saya juga merasa bahwa nama saya sangat kuat sekali. Selama hampir 20 tahun ini dimana saya dalam keadaan sedih, susah, bahagia sekalipun saya merasa saya selalu diberikan petunjuk petunjuk oleh Allah SWT. Hebatnya doa dibalik arti sebuah nama.